SMK NU Sunan Ampel Juara LKS Tingkat Kab. Malang Tahun 2017

Lomba Kompetensi Siswa (LKS) adalah kompetisi tahunan antar siswa pada jenjang SMK sesuai bidang keahlian yang diajarkan pada SMK peserta. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian seleksi untuk mendapatkan siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia yang akan dibimbing lebih lanjut oleh tim bidang kompetisi masing-masing dan akan diikutsertakan pada kompetisi keahlian tingkat internasional.

Untuk menghadapi kompetensi yang diadakan pada tanggal 27 – 28 september ini, Para peserta mendapatkan pelatihan dari para pembimbing sesuai dengan jurusan masing-masing. Para siswa dipersiapkan agar nanti pada saat lomba mampu menghadapi peserta lain dari sekolah yang berbeda. Dukungan dari orang tua dan sekolah juga merupkan hal yang membuat para peserta menjadi lebih bersemangat dalam menghadapi LKS ini.

Dalam LKS kali ini Jurusan AGRO dan jurusan KEPERAWATAN dapat mempertahankan gelar juara 1 yang akan mewakili kabupaten malang ke tingkat Provinsi. Semoga dengan menjadi juara para siswa dapat lebih bersemangat dalam meraih cita-cita mereka juga menjadi panutan terhadap siswa siswi yang lain agar terpacu jiwa kompetensi. Semoga dengan menjadi juara ini juga bisa membangkitkan semangat-semangat jurusan lain agar pada tahun depan dapat meraih juara seperti jurusan AGRO dan jurusan KEPERAWATAN.

 

 

Ditulis pada Juara, LKS, Prestasi Siswa | Tag , , | Tinggalkan komentar

SMK NU Sunan Ampel Mengadakan Workshop Implementasi K13 Revisi 2017

Pada hari Minggu, tanggal 17 September 2017 diadakan “workshop implementasi kurikulum 13 revisi 2017” di Gedung Islamic Center Kepanjen. Workshop ini bertujuan agar guru mampu melaksanakan tugas mengajar di dalam kelas sesuai dengan tuntutan dan karakteristik Kurikulum 2013 yang meliputi kompetensi lulusan, isi, proses pembelajaran, dan penilaian Kurikulum 2013.

Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang  bertujuan untuk mendorong peserta didik atau siswa, agar mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran dan diharapkan siswa kita memiliki kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan jauh lebih baik.

Tujuan workshop implementasi Kurikulum 2013 revisi 2017 adalah agar terjadi perubahan pola fikir (mindset) dan kemampuan guru dalam proses pembelajaran di kelas mulai dari mempersiapkan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan mengevaluasi hasil pembelajaran sesuai dengan  Kurikulum 2013 reviai 2017 dengan baik dan benar.

Berikut merupakan daftar Pemateri workshop implementasi kurikulum 13 revisi 2017 :

1. Dr. Umi Dayati, M.Pd (Motivator Asean Pascasarjana UM)

2. Drs. M. Singgih Winoto, M.Pd (Pengawas SMK)

3. Drs. Catur Sunariadi, M.Pd (Instruktur Nasional K13)

   

Ditulis pada Workshop | Tag , | Tinggalkan komentar

SMK NU Sunan Ampel dalam Karnaval HUT RI KE 72 Kec. Poncokusumo

Dalam rangka peringatan HUT RI ke 72 kecamatan Poncokusumo yang terletak di kabupaten Malang menyelenggarakan karnaval yang diikuti oleh semua kalangan masyarakat. Kegiatan karnaval ini diikuti SD, SMP, SMA/SMK maupun dari masyarakat umum. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan dalam perayaan HUT RI. Karnaval diadakan pada hari Minggu tanggal 27 Agustus 2017.

Pada tahun ini SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo mengangkat tema tentang agronomi di kecamatan poncokusumo yang bertujuan agar poncokusumo ini bisa menjadi daerah agronomi dengan kualitas dan kuantitas seperti daerah-daerah agronomi lainnya seperti kota Batu. Deangan luas lahan yang cukup besar di daerah Poncokusumo, SMK NU Sunan Ampel mempunyai keinginan agar lahan-lahan tersebut dimaksimalkan penggunaanya sehingga dapat memajukan masyarakat sekitar.

Selain itu, SMK NU Sunan Ampel juga memperkenalkan jurusan-jurusan apa saja yang ada di SMK. Tiap jurusan menampilkan kreatifitas-kreatifitas yang berbeda-beda sesuai dengan jurusan yang ada berikut merupakan kreatifitas tiap jurusan di SMK NU Sunan Ampel :

1. Keperawatan

2. Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)


3. Teknik Kendaraan Ringan (TKR)


4. Teknik Sepeda Motor (TSM)


5. Agrobisnis Budidaya Tanaman dan Perkebunan


6. Teknik Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP)

 

Ditulis pada Kegiatan Siswa | Tag , | Tinggalkan komentar

Kemendikbud Ajak Sekolah Budayakan Hidup Bersih dan Sehat

Depok, Kemendikbud — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Lomba Sekolah Sehat (LSS) yang telah dilaksanakan sejak tahun 1991, mengajak seluruh sekolah di Indonesia untuk menanamkan budaya hidup bersih dan sehat kepada peserta didik dimulai dari lingkungan sekolah. Penanaman pola hidup bersih dan sehat ini juga didukung dengan diterbitkannya Surat Keputusan Bersama Nomor 1/U/SKB/2003, tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah.

Surat Keputusan Bersama tersebut ditandatangani pada tahun 2003, oleh Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Kesehatan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri. “Implementasi sekolah bersih dan sehat ini kita wujudkan melalui LSS, dan diharapkan melalui lomba ini pun dapat menjadi wahana sosialisasi dan mengajak seluruh sekolah untuk membudayakan perilaku sehat dan bersih,” disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Hamid Muhammad pada acara pemberian penghargaan Lomba Sekolah Sehat, di Depok, Jawa Barat, Minggu (16/08/2015).

Hamid mengatakan, jika LSS dapat dimaksimalkan sebagai wahana sosialisasi budaya hidup bersih dan sehat di sekolah, ia meyakini akan berdampak yang luar biasa. “Saya melihat sampai sekarang pun masih ada sekolah yang belum menunjukan budaya hidup sehat melalui lingkungan sekolah yang bersih. Saya tidak akan pernah bosan menyampaikan pesan betapa pentingnya sekolah bersih dan sehat,” ujar Hamid.

Pembudayaan hidup bersih dan sehat di sekolah, kata Hamid, merupakan bagian dari penumbuhan nilai-nilai budi pekerti luhur. Ia pun mengajak kepada seluruh sekolah untuk mulai mengaktifkan kembali kelompok piket siswa untuk membersihkan ruang kelas. “Dengan membiasakan anak menjaga kebersihan yang dimulai dari sekolah, ini dampaknya akan luar biasa hingga anak tersebut dewasa. Ia akan selalu menjaga lingkungan sekitarnya tetap bersih dan sehat,” jelas Hamid.

Selain lingkungan kelas dan halaman sekolah, tutur Hamid, juga menjadi perhatian penting adalah kebersihan toilet sekolah. Ia menuturkan beberapa sekolah masih terlihat belum memberikan perhatian terhadap kebersihan toilet. “Oleh sebab itu konsep ke depan kita akan menerapkan toilet guru didekatkan dengan toilet siswa, karena selama ini yang selalu bersih adalah toilet guru saja. Dengan berdekatannya toilet guru dan siswa diharapkan guru turut memantau kebersihan toilet siswa,” kata Hamid.

Ditulis pada Berita Nasional | Tag | Tinggalkan komentar