Studi Banding Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMK Kota Makassar di SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo

Poncokusumo, SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo menerima kunjungan (Studi Banding) dari Kepala Sekolah SMK Swasta Se-Kota Makassar Sulawesi Selatan pada hari Jum’at, 10 Agustus 2018.

Rombongan berjumlah 36 orang. Kunjungan ini bertujuan untuk saling menimba Ilmu antar sesama SMK Swasta. Rombongan tiba di SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo pukul 08.00 WIB. Rombongan disambut dengan ramah oleh Bapak Kepala Sekolah beserta Wakilnya dan Bapak/Ibu Guru serta Karyawan SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo. Setelah itu rombongan menuju ke aula untuk melaksanakan acara ceremonial.

Setelah acara ceremonial di Aula, para tamu dari kota Makassar diajak berkeliling di lingkungan Sekolah SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo. Para tamu banyak belajar mengenai perkembangan Sekolah. Mereka juga salut dengan adanya Sholat Dhuha berjamaah dan membaca Asma’ul Husna tiap pagi. “Di Makassar tidak ada Asmau’ul Husna sebesar itu di sekolah“, tutur salah satu Ibu Kepala Sekolah dari Kota Makassar”. Hal tersebut dikarenakan begitu masuk pintu gerbang Sekolah kita, ada banner Asma’ul Husna yang sangat besar. Rombongan dari Kota Makassar juga langsung berfoto di depan Banner tersebut.

Para tamu melihat semua unit-unit kerja yang ada di SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo. Mereka juga belajar mengenai sistem manajerial sekolah kita. “Kami sangat senang dan berharap bisa menjalin terus kerja sama ini dengan baik dan kami mohon ijin ababila kami mengadopsi beberapa yang dari SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo untuk diterapkan di SMK Kami”, tutur Bapak Akhmal, Penasehata MKKS SMK Kota Makassar.

Pihak SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo pun merasa sangat senang bisa menerima kunjungan dari MKKS SMK Kota Makassar. “Kami merasa senang dan berterima kasih kepada MKKS kita Makassar karena kami dapat berbagi ilmu bagaimana mengembangkan Sekolah kami. Kami tidak pernah menolak untuk dikunjungi bukan karena kami yang terbaik, tetapi bagi kami ini adalah kesempatan untuk sedikit berbagi sambil membenahi kekurangan-kekurangan kami”, tutur Bapak Drs. H. Abdul Mujib Syadzili, M.Si.

Acara ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dari kedua belah pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Atas