SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Fasilitasi Pelantikan PAC IPNU-IPPNU, Perkuat Sinergi Kaderisasi Nahdlatul Ulama


PONCOKUSUMO – SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam menguatkan pilar kaderisasi Nahdlatul Ulama di tingkat akar rumput. Hal ini dibuktikan dengan difasilitasinya agenda Pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Poncokusumo Masa Khidmat 2025–2027. Prosesi sakral yang berlangsung khidmat tersebut diselenggarakan pada Ahad (5/7/2026) berpusat di Graha Agroteknologi SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo.

Kegiatan besar ini dihadiri langsung oleh jajaran Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Poncokusumo beserta seluruh elemen lembaga dan badan otonomnya, unsur Muspika Poncokusumo, Pengurus Cabang (PC) IPNU-IPPNU Kabupaten Malang, serta pengurus ranting dan komisariat se-Kecamatan Poncokusumo. Istimewanya, pelantikan ini juga dihadiri oleh delegasi PAC IPNU-IPPNU lintas kecamatan tetangga, di antaranya dari wilayah Pakis, Singosari, Turen, hingga beberapa kawasan lain di Kabupaten Malang. Rangkaian prosesi dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, yang kemudian disusul dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathan, Mars IPNU, serta Mars IPPNU sebelum memasuki inti acara pembacaan sumpah pelantikan, doa bersama, dan pemberian ucapan selamat kepada para pengurus baru.

Dalam laporan resminya, Ketua Panitia Pelaksana menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan momentum krusial bagi estafet kepemimpinan organisasi sekaligus titik pijak untuk memperkuat konsolidasi kader di lingkungan pelajar Nahdlatul Ulama. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sebuah proses regenerasi yang mendalam. “Kegiatan ini bukan sekadar seremonial pelantikan, tetapi merupakan proses regenerasi kepemimpinan yang harus terus dijaga keberlanjutannya. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo dalam sambutannya menegaskan bahwa hubungan antara institusi pendidikan yang dipimpinnya dengan IPNU-IPPNU merupakan sebuah kemitraan yang sangat strategis. Penguatan sinergi antara lembaga pendidikan formal dengan badan otonom NU menjadi kebutuhan mendesak dalam menjawab tantangan zaman saat ini, utamanya dalam membentengi dan membentuk karakter pelajar yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah. “Ke depan, sinergi antara SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo dengan IPNU dan IPPNU harus semakin kuat. Komisariat IPNU-IPPNU di sekolah merupakan mitra strategis dalam proses kaderisasi sekaligus pembentukan karakter peserta didik,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada MWC NU Poncokusumo beserta seluruh banom atas dukungan masif yang diberikan selama pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2026/2027. Berkat soliditas dan kepercayaan penuh dari keluarga besar Nahdlatul Ulama, jumlah peserta didik baru di SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo pada tahun ajaran ini berhasil mengalami peningkatan yang signifikan. “Alhamdulillah, atas dukungan seluruh keluarga besar Nahdlatul Ulama, khususnya MWC NU beserta badan otonom, termasuk IPNU dan IPPNU, jumlah peserta didik baru SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo tahun ini mengalami peningkatan. Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan kepada sekolah,” tuturnya.

Menatap masa depan, mulai Tahun Pelajaran 2026/2027 ini, SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo siap mengimplementasikan Model Profil Tamatan Qowiyyul Amin sebagai arah baru pengembangan karakter lulusannya. Model filosofis ini menempatkan nilai-nilai keislaman dan ke-NU-an sebagai fondasi utama untuk melahirkan pribadi yang unggul. Dalam konteks ini, keberadaan IPNU dan IPPNU dinilai memiliki relevansi yang sangat erat karena aktivitas kaderisasi di dalamnya menyediakan ruang pembelajaran nyata bagi siswa untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan. “Program-program IPNU dan IPPNU akan menjadi bagian penting dalam mendukung implementasi Profil Tamatan Qowiyyul Amin. Kami berharap sinergi ini mampu melahirkan generasi yang unggul secara akademik, kuat dalam karakter, berakhlakul karimah, serta teguh memegang nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” jelasnya.

Sebelum mengakhiri arahannya, Kepala SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo memberikan ucapan selamat berkhidmat kepada seluruh pengurus PAC IPNU-IPPNU Poncokusumo yang baru saja mengucapkan sumpah jabatan. Beliau berpesan agar pengurus baru tidak ragu dalam melakukan terobosan-terobosan positif. “Selamat mengemban amanah. Jadikan organisasi ini sebagai ruang belajar, ruang berkhidmat, dan ruang melahirkan inovasi bagi kemajuan pelajar serta Nahdlatul Ulama. Semoga kepengurusan baru mampu melanjutkan program-program organisasi dengan penuh dedikasi serta menghadirkan prestasi yang lebih baik,” pesannya.

Melalui suksesnya fasilitasi kegiatan ini, SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo kembali mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang tidak hanya fokus pada ketajaman kompetensi akademik dan industri, tetapi juga teguh menjaga kelestarian kaderisasi, karakter, dan nilai-nilai luhur ke-NU-an. Sinergi antara sekolah, IPNU-IPPNU, dan seluruh elemen Nahdlatul Ulama diharapkan terus menjadi fondasi dalam menyiapkan generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan organisasi.