Sinergi Global Vokasi Masa Depan: Delegasi LP Ma’arif NU Malang Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Pusat Pendidikan Vokasi SCO di Tianjin

TIANJIN – Rangkaian agenda benchmarking internasional delegasi LP Ma’arif NU Kabupaten Malang di Negeri Tirai Bambu memasuki hari keenam dengan fokus utama pada penguatan ekosistem pendidikan kejuruan modern. Setelah mengawali pagi dengan persiapan mandiri dan sarapan ringan, rombongan bertolak menuju destinasi utama, yaitu China-SCO Vocational and Technical Education Cooperation Center (Pusat Kerja Sama Pendidikan Vokasi dan Teknis China-SCO) yang berlokasi di kompleks Tianjin University of Technology and Education (TUTE), Tianjin, Republik Rakyat Tiongkok.

Tepat pukul 08.30 waktu setempat, rombongan delegasi disambut hangat oleh jajaran pimpinan kampus beserta tim Liaison Officer (LO) yang langsung memandu rombongan untuk mengeksplorasi berbagai keunggulan institusi tersebut. Kunjungan ini menjadi kesempatan emas bagi delegasi untuk mempelajari secara langsung model pengembangan pendidikan vokasi China yang sukses mengintegrasikan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri, lompatan teknologi, serta jaringan kerja sama internasional. Pusat kerja sama ini sendiri merupakan salah satu capaian strategis dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Shanghai Cooperation Organization (SCO) Tahun 2025 yang dirancang untuk memperkuat kolaborasi vokasi lintas negara anggota.

Dalam sesi pemaparan formal, delegasi mendapatkan gambaran komprehensif mengenai enam fokus utama pengembangan pusat kerja sama ini. Fokus tersebut meliputi perluasan kerja sama vokasi internasional, penguatan integrasi pendidikan dengan industri, penyelenggaraan pelatihan keterampilan global, pengembangan riset vokasi, peningkatan kompetensi guru, hingga pembangunan sistem sertifikasi berstandar internasional. Pendekatan makro ini membuktikan bahwa pendidikan vokasi di China tidak sekadar mencetak lulusan siap kerja, melainkan proaktif menjawab tantangan transformasi industri global. Komitmen ini diperkuat dengan adanya Think Tank Pendidikan Vokasi SCO yang melibatkan puluhan pakar lintas negara, Teacher Training Base, serta aliansi pengembangan alat peraga berbasis teknologi (Vocational Education Equipment R&D and Promotion Alliance).

Ketua Rombongan sekaligus Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang, Prof. Dr. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd., memanfaatkan momentum ini dengan memaparkan besarnya potensi pendidikan di bawah naungan lembaga yang dipimpinnya. Beliau menyampaikan harapan besar agar dapat terjalin kerja sama konkret dengan pihak China-SCO, terutama dalam aspek peningkatan SDM guru, pengembangan murid, hingga inovasi pendidikan. Selaras dengan hal tersebut, Kepala SMK NU Sunan Ampel (SMK NUSA) yang turut hadir juga membidik peluang kerja sama spesifik melalui LP Ma’arif, khususnya pada pengembangan bidang Artificial Intelligence (AI) dan robotik pertanian. Potensi internal SMK NUSA yang didukung oleh program keahlian relevan serta kemitraan industri yang kuat dinilai menjadi modal besar untuk merealisasikan program ini.

Gagasan visioner dari delegasi Malang ini mendapat respons yang sangat positif dari Zhang Lei selaku pimpinan China-SCO Vocational and Technical Education Cooperation Center. Pihaknya membuka kesempatan yang sangat luas bagi LP Ma’arif NU untuk membangun kerja sama formal. Secara khusus, Zhang Lei memberikan pesan strategis kepada SMK Nusa bahwa kolaborasi akan berjalan jauh lebih produktif apabila didasarkan pada proyek riil (project-based) yang hasilnya dapat langsung dirasakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat serta dunia usaha dan industri (DUDI). Pada prinsipnya, pihak China-SCO menyatakan kesiapan penuh untuk menindaklanjuti rencana kerja sama ini ke tahap berikutnya.

Usai prosesi pertukaran cendera mata sebagai simbol keakraban, rombongan diajak meninjau langsung workshop pusat pelatihan World Skill Competition. Di tempat ini, delegasi menyaksikan langsung bagaimana para talenta terbaik dari berbagai provinsi di China tengah digembleng dengan standar ketat untuk menghadapi ajang World Skill Competition 2026 yang akan digelar di Shanghai pada September mendatang. Rombongan berkesempatan melihat intensitas latihan di beberapa laboratorium khusus, mulai dari bidang CNC, Desain Grafis, Robotik, hingga Animasi.

Kunjungan hari keenam ini memberikan konklusi berharga bagi delegasi bahwa keberhasilan pendidikan vokasi di China bertumpu pada sinergi erat lima pilar, yakni pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, lembaga riset, dan industri. Pola integrasi inilah yang menghasilkan kurikulum adaptif serta sistem sertifikasi yang diakui global. Refleksi ini menjadi potret nyata sekaligus inspirasi berharga bagi LP Ma’arif NU Kabupaten Malang dalam mengakselerasi program World Class Ma’arif Education di tanah air.